ANDI SURYANTO

Wana Wisata Rowo Bayu

Songgon, Banyuwangi- Jawa timur Merupakan wisata alam yang alami dan asri.

Smk 17 Agustus 1945 Genteng - XII tkj

yesi damita, nuri ulaika, bagus efendi, heri cahyono, maya safitri, reza tri , ayang putri, andi suryanto.

Universitas Udayana

Halim, Andi, Dayus, Wisnu, Arian.

SMP Negeri 1 Songgon - DKG (Dewan Kerja Galang)

Luristya nur mahfud, HD Sofyan, Andi Suryanto, Prasetyawan, Krisna nugraha.

Famili

Imet, Ciprut, Kepres, Mueng, kikik, komik.

Rabu, 20 Februari 2013

Membangun DNS dan Web Server pada jaringan

Membangun DNS dan Web Server pada jaringan
Opsi konfigurasi :
Konfigurasi Server
1. IP Virtual = Sesuai dengan kondisi lab. Jaringan yang diberikan
2. IP LAN = 192.168.50.1/24
Konfigurasi Client
3. IP LAN = 192.168.50.xxx/24
4. Proxy = 192.168.50.1
Keterangan : xxx merupakan address antara 2 sampai 254

Konfigurasi Server
1. Sistem Operasi = OS Linux
2. Port proxy = 3128
3. DNS server = dengan domain www.sekolah.sch.id
4. Virtual directory = dengan format : http:// www.sekolah.sch.id/~datasekolah
5. Domain baru = dengan nama : http:// www.profilku.com
6. Web Server dan Ftp Server dengan benar
7. Proxy server = dengan Blocking Site : www.profilku.com

.:: PEMBAHASAN ::.
    Dalam pembahasan kali ini saya menggunakan system operasi "MuhlibatOS 1.0". karena dalam distro yang kami kembangkan ini sudah tersedia paket administrasi server yang dibutuhkan ( bind9, squid, ftp, apache2, dll ) maka kita tidak usah repot2 untuk install aplikasi lagi. ok brow yang pertama kita lakukan yaitu  

Konfigurasi ip address komputer server

# sudo -i
# nano /etc/network/interfaces
lalu masukkan script berikut
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.50.1
netmask 255.255.255.0

untuk konfigurasi DNS server kita dapat melakukan perintah dibawah ini
# nano /etc/resolv.conf
kemudian masukan script berikut
nameserver 192.168.50.1
restart kartu jaringan
 # /etc/init.d/networking restart

Konfigurasi DNS server
kita diharuskan untuk membuat dua domain yaitu www.sekolah.sch.id dan www.profilku.com
masuk ke directory bind kemudian masukkan script di bawah ini ke dalam named.conf.default-zones
# cd /etc/bind
# nano named.conf.default-zones
   zone "sekolah.sch.id" {
                type master;
                file "/etc/bind/db.sekolah";
   }; 

   zone "profilku.com" {
                type master;
                file "/etc/bind/db.profilku";
   }; 


kemudian copy db.local dengan nama db.sekolah dan db.profilku,  karena dalam yang dibuat tadi kita beri nama tersebut.

# cp db.local db.sekolah
# cp db.local db.profilku

edit file yang telah kita copy tadi menjadi seperti gambar di bawah ini
# nano db.sekolah

# nano db.profilku

kemudian kita restart bind
# /etc/init.d/bind9 restart

untuk mengecek domain yang telah kita buat tadi, bisa kita lakukan dengan perintah nslookup
jika sudah tampil seperti gambar di atas, maka konfigurasi DNS server kita sudah berhasil, biar lebih pasti kita juga bisa mengecek melalui web browser pada komputer client.

Membuat virtual directory dengan format http://www.sekolah.sch.id/~datasekolah

untuk membuat virtual direktory kita harus meng-copy 2 file yang ada di dalam directory /etc/apache2/mods-avaible yaitu userdir. ke dalam directory /etc/apache2/mods-enable. agar lebih mudah kita masuk ke dalam directory mods-avaible terlebih dahulu kemudian kita copy 2 file tersebut
# cd /etc/apache2/mods-available
# cp userdir* /etc/apache2/mods-enable

 kemudian buat user baru dengan nama datasekolah
 # adduser datasekolah


kemudian buat directory public_html di dalam /home/datasekolah, dan kita buat file index.html didalam directory tersebut
# mkdir /home/datasekolah/public_html
# nano /home/datasekolah/public_html/index.html

lalu restart apache2
# /etc/init.d/apache2 restart

untuk megetahui apakah virutal directory sudah berhasil, kita dapat melakukannya mengetik http://www.sekolah.sch.id/~datasekolah pada web browser, jika muncul halaman sesuai dengan file html yang kita buat tadi, maka virtual directory sudah berhasil di buat.

Konfigurasi Proxy ( Squid )
edit file /etc/squid/squid.conf, lalu masukkan contoh script ini dibawah " acl all src all " ( tanpa tanda kutip)
# nano /etc/squid.squid.conf
   acl blokir url_regex -i "/etc/squid/blokir.txt"
   acl jaringanku src 192.168.50.0/24
   http_access deny blokir
   http_access allow jaringanku


kemudian buat file blokir.txt di dalam /etc/squid, dan masukkan domain yang akan kita blokir yaitu profilku.com
# nano /etc/squid/blokir.txt

lalu restart squid
# /etc/init.d/squid restart

untuk ftp server kita gak usah bingung, karena tinggal install doank !! trus kita coba dech pake filezilla
hemmm... langkah demi langkah sudah kita lakukan tinggal di uji coba.
oh iya.... untuk uji coba proxy kita harus mensetting web browser kita terlebih dahulu yaitu dengan cara tool => option => advanced => network => setting, trus pilih manual proxy dan masukkan ip_proxy(192.168.50.1) dan port 3128

 hasil virtual directory


hasil proxy server dengan blocking site www.profilku.com

hasil ftp server dengan filzilla
semoga bermanfaat !!
kalau ada yang kurang jelas tulis di koment aja ya ^_~!!

Membangun Gateway Internet (Membangun PC Router dan Proxy Server)

Membangun Gateway Internet (Membangun PC Router dan Proxy Server) 

Konfigurasi Server

1.     IP Internet                    = Sesuai dengan Network yang diberikan ISP
2.     IP LAN                        = 192.168.50.1/24
3.     Gateway                       = Sesuai Dengan IP yang diberikan oleh ISP
Konfigurasi Client
4.     IP LAN                        = 192.168.50.xxx/24
5.              Gateway                                  = 192.168.50.1           
Keterangan : xxx merupakan address antara 2 sampai 254

Konfigurasi Proxy Server
1.              Sistem Operasi                        = OS (Linux)
2.              Port proxy                              = 3128
3.              Cache Manager                       = nama_peserta@sekolah.sch.id       
4.              Visible host                 = www.sekolah.sch.id 
5.              Transparant proxy
6.              Blocking Site              = www.youtube.com , www.facebook.com 





Dari gambar diatas diketahui bahwa terdapat dua kartu jaringan yang kita gunakan, yaitu eth0 dan eth1, dimana eth1 yang terkoneksi dengan jaringan luar (internet), sedangkan eth0 terkoneksi dengan jaringan lokal.
langkah awal yang kita lakukan yaitu mengkonfigurasi ip address melalui CLI (Command Line Interface) kita dapat ketikkan perintah :

# nano /etc/network/interfaces

Kemudian ketikan kode dibawah ini :


auto eth0
iface eth0 inet static
addrees 192.168.50.1
netmask 255.255.255.0



Kemudian simpan hasil konfigurasi dengan cara menekan tombol ctrl+o, tekan enter,
kemudian tekan tombol ctrl+x untuk keluar dari nano. Agar konfigurasi tersebut dapat diaplikasikan oleh system, maka kita perlu melakukan restart kartu jaringan dengan cara mengetikkan perintah :

# /etc/init.d/networking restart

setelah itu, cek apakah konfigurasi IP Address benar-benar sudah diaplikasikan,
ketikkan perintah ifconfig untuk mengetahui hasil konfigurasi.
 
1.    Melakukan instalasi squid proxy server
untuk melakukan instalasi squid, cukup kita ketikkan perintah :

# apt-get install squid

Jika ada peringatan yang memerintahkan kita agar memasukkan DVD Debian 1, maka
masukkan DVD installer debian 1, kemudian tekan enter.

2.    Mengkonfigurasi Squid
Squid memiliki file konfigurasi yang terletak di /etc/squid/squid.conf, sehingga kita dapatmengkonfigurasinya dengan mengetikkan perintah :

# nano /etc/squid/squid.conf

Carilah baris “http_port 3128” (tanpa tanda kutip) dengan cara menekan tombol ctrl+w kemudian ketikkan kata http_port 3128 dan beri tambahan kode menjadi :

http_port 3128 transparent




Transparent proxy maksudnya kita membangun proxy yang langsung dapat digunakan oleh client tanpa harus melakukan konfigurasi terhadap client satu per satu. Karena pada umumnya proxy dapat bekerja dengan cara melakukan konfigurasi di web browser computer client terlebih dahulu.


lalu cari bari " acl all src "Setelah itu buat baris baru di bawahnya kemudian ketikkan code berikut :

acl situs_terlarang url_regex -i "/etc/squid/blokiran.txt"
acl jaringanku src 192.168.50.0/24
http_access deny situs_terlarang
http_access allow jaringan 


Kemudian kita tinggal menambahkan alamat situs yang akan kita blokir ( "www.youtube.com , www.facebook.com" ) pada file /etc/squid/blokiran.txt, yaitu melalui langkah-langkah sebagai berikut:

# nano /etc/squid/blokiran.txt

jangan lupa, restart squid dulu ya !!

# /etc/init.d/squid restart


1.    Melakukan konfigurasi NAT (Network Address Translation) / Masquerade
Agar komputer Transparent Proxy dapat berfungsi dengan baik, maka kita harus mengkonfigurasi komputer Proxy server kita sebagai gateway, yaitu memiliki kemampuan meneruskan paket data dari komputer segment ke satu ke segment yang lain (jaringan ke jaringan).
Berikut cara mengkonfigurasi Masquerade/NAT di sistem Linux :

# nano /etc/rc.local

kemudian tambahkan 3 baris script berikut ini sebelum "exit0"


echo “1” > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth1 -j MASQUERADE

iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp --dport 80 -j REDIRECT –-to-port 3128



Baris perintah ke-1 dan ke-2 maksudnya adalah, kita mengkonfigurasi system agar dapat melakukan masquerade / nat dimana semua koneksi dari kartu jaringan akan diteruskan ke kartu jaringan eth0, yaitu kartu jaringan yang terhubung dengan internet.
Seperti skema jaringan yang sudah kita rancang bahwa eth1 adalah interface yang berhubungan dengan jaringan internet, karena nantinya semua client yang terkoneksi melalui kartu jaringan eth0 harus terkoneksi ke internet melalui kartu jaringan eth1, maka code disini kita tulis -o eth1 (output ke eth1). Baris yang ke-3 maksudnya, semua koneksi yang datang, terutama yang menggunakan port 80 akan diubah ke port 3128. kita tahu bahwa port 3128 adalah port squid proxy, sedangkan port 80 adalah port http. Sehingga nantinya setiap client yang browsing ke internet akan di arahkan semuanya ke proxy server, meski client tidak melakukan konfigurasi apapun. Asalkan client dikonfigurasi default gatewaynya ke alamat IP Proxy kita (IP Address eth1).

langkah selanjutnya yaitu restart komputer agar konfigurasi kita berjalan. 
ok !!... cemua langkah udah kita lakukan, tinggal di coba dech !! pastikan perintah2nya bener yaa...

Perintah Dasar Linux Ubuntu Server

Perintah Dasar Linux Ubuntu Server. Berikut beberapa Perintah Dasar Linux Ubuntu Server, diantaranya  :

  1. who         = Melihat user yang login dan pada terminal mana user login.
  2. whoami    = Melihat user yang aktif
  3. who am i  = Melihat user yang aktif pada terminal yang aktif
  4. uname -r  = Melihat kernel yang digunakan pada OS
  5. ls             = Melihat directory yang terdapat pada harddisk beserta file yang ada didalam harddisk
  6. mkdir      = Membuat folder / direktory
  7. touch       = Membuat file
  8. echo        = Membuat teks pada terminal
  9. cat           = Melihat hasil teks editor dari sebuah file
  10. tac           = Mengembalikan urutan dari teks sebuah file.
  11. rm           = Menghapus file
  12. rm -rf      = Menghapus Direktory beserta isinya
  13. rmdir       = Mengapus directory yang kosong
  14. sudo su    = User akan menggati root / super admin
  15. adduser    = Menambahkan user baru
  16. su             = Memasuki nama user, jika sebelumnya adalah root
  17. passwd     = Mengubah password dari user
  18. addgroup  [nama group] = membuat sebuah group
  19. addgroup [nama user] [nama group] = memasukan nama user ke dalam group
  20. deluser [nama user] = menghapus user dari sistem
  21. deluser --remove-home [nama user] = menghapus nama user beserta direktory itu
  22. delgroup [nama group] = menghapus group
  23. ifconfig = mengetahui kartu jaringan dan konfigurasi dari kartu jaringan di dalam komputer.
Itulah beberapa Perintah Dasar Linux Ubuntu Server. Selain di ubuntu ada juga untuk redhat, baca artikel berikut Perintah Dasar Linux RedHat. Semoga bermanfaat. Terima Kasih.

Selasa, 12 Februari 2013

Cara Install Squid Proxy Server di Ubuntu Server 10.10 dan 10.04

Berikut konfigurasi partisi harddisk di ubuntu server dengan ukuran HDD 80GB:
/boot -----> 1Gb ext4 Boot Flag on
/ ------> 3Gb ext4
/usr -----> 5Gb ext4
/var -----> 5Gb ext4
swap -----> 2Gb (2 x RAM di PC)
/cache -----> 50Gb ReiserFS (intel) atau BTRFS (AMD)
/home ------> sisanya jika ada
Langkah-langkahnya:

  1. Login ubuntu dengan putty
  2. Jika belum membuat user root, ketik “sudo su”, masukkan password ubuntu kamu, kemudian ketik “passwd” dan isikan password baru untuk root.
  3. Silahkan copy paste syntax di bawah melalui putty:
  4. sudo apt-get update
    sudo apt-get install squid
    sudo apt-get install squid squidclient squid-cgi
    sudo apt-get install ccze
    
  5. Stop squid-nya dengan perintah:
  6. "squid stop" atau "/etc/init.d/squid stop" atau "service squid stop" jika tidak mau restart dulu PC-nya.
  7. Edit squid.conf memakai winscp atau dengan perintah:
  8. nano /etc/squid/squid.conf
    Kemudian copy paste isi squid.conf di bawah ini (sebelumnya backup dulu squid.conf yang asli):
    # Port
    http_port 3128 transparent
    icp_port 3130
    prefer_direct off
    
    server_http11 on
    
    # Cache
    
    cache_mem 8 MB
    cache_swap_low 98
    cache_swap_high 99
    max_filedesc 8192
    maximum_object_size 128 MB
    minimum_object_size 0 KB
    maximum_object_size_in_memory 128 KB
    
    ipcache_size 10240
    ipcache_low 98
    ipcache_high 99
    fqdncache_size 4096
    cache_replacement_policy heap LFUDA
    memory_replacement_policy heap GDSF
    
    cache_dir aufs /cache 30000 16 256 # untuk partisi /cache 50GB
    
    cache_access_log /var/log/squid/access.log
    cache_log /var/log/squid/cache.log
    cache_store_log none
    pid_filename /var/run/squid.pid
    cache_swap_log /var/log/squid/swap.state
    dns_nameservers /etc/resolv.conf
    emulate_httpd_log off
    hosts_file /etc/hosts
    half_closed_clients off
    negative_ttl 1 minutes
    
    acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
    acl manager proto cache_object
    acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
    acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
    acl SSL_ports port 443 563 873 # https snews rsync
    acl Safe_ports port 80 # http
    acl Safe_ports port 20 21 # ftp
    acl Safe_ports port 70 # gopher
    acl Safe_ports port 210 # wais
    acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports
    acl Safe_ports port 631 # cups
    acl Safe_ports port 10000 # webmin
    acl Safe_ports port 901 # SWAT
    acl Safe_ports port 280 # http-mgmt
    acl Safe_ports port 488 # gss-http
    acl Safe_ports port 591 # filemaker
    acl Safe_ports port 777 # multiling http
    acl Safe_ports port 873 # rsync
    acl Safe_ports port 110 # POP3
    acl Safe_ports port 25 # SMTP
    acl Safe_ports port 2095 2096 # webmail from cpanel
    acl Safe_ports port 2082 2083 # cpanel
    
    acl purge method PURGE
    acl CONNECT method CONNECT
    http_access allow manager localhost
    http_access deny manager
    http_access allow purge localhost
    http_access deny purge
    http_access deny !Safe_ports !SSL_ports
    http_access deny CONNECT !SSL_ports !Safe_ports
    
    # pictures & images
    refresh_pattern -i \.(gif|png|jpeg|jpg|bmp|tif|tiff|ico)$ 10080 50% 43200 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-reload ignore-no-cache ignore-auth ignore-private
    refresh_pattern -i \.(xml|html|htm|js|txt|css|php)$ 10080 50% 43200 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-reload ignore-no-cache ignore-auth
    
    #sound & video 
    refresh_pattern -i \.(flv|x-flv|mov|avi|qt|mpg|mpeg|swf)$ 10080 50% 43200 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-reload ignore-no-cache
    refresh_pattern -i \.(wav|mp3|mp4|au|mid)$ 10080 50% 43200 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-reload ignore-no-cache ignore-auth ignore-private
    
    # files
    refresh_pattern -i \.(iso|deb|rpm|zip|tar|tgz|ram|rar|bin|ppt|doc)$ 10080 90% 43200 ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern -i \.(zip|gz|arj|lha|lzh)$ 10080 100% 43200 override-expire ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern -i \.(rar|tgz|tar|exe|bin)$ 10080 100% 43200 override-expire ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern -i \.(hqx|pdf|rtf|doc|swf)$ 10080 100% 43200 override-expire ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern -i \.(inc|cab|ad|txt|dll)$ 10080 100% 43200 override-expire ignore-no-cache ignore-auth
    
    # -- refresh pattern for specific sites -- #
    refresh_pattern ^http://*.jobstreet.com.*/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod ignore-no-cache
    refresh_pattern ^http://*.indowebster.com.*/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-reload ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.21cineplex.*/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-reload ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.atmajaya.*/.* 720 100% 10080 override-expire ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.kompas.*/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.theinquirer.*/.* 720 100% 10080 override-expire ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.blogspot.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.wordpress.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache
    refresh_pattern ^http://*.photobucket.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.tinypic.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.imageshack.us/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.kaskus.*/.* 720 100% 28800 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://www.kaskus.com/.* 720 100% 28800 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.detik.*/.* 720 50% 2880 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.detiknews.*/*.* 720 50% 2880 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://video.liputan6.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://static.liputan6.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.friendster.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.facebook.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://apps.facebook.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.fbcdn.net/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://profile.ak.fbcdn.net/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://static.playspoon.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://cooking.game.playspoon.com/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern -i http://[^a-z\.]*onemanga\.com/? 720 80% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://media?.onemanga.com/.* 720 80% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.yahoo.com/.* 720 80% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.google.com/.* 720 80% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.forummikrotik.com/.* 720 80% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    refresh_pattern ^http://*.linux.or.id/.* 720 100% 10080 override-expire override-lastmod reload-into-ims ignore-no-cache ignore-auth
    
    #default option
    refresh_pattern ^ftp: 1440 20% 10080
    refresh_pattern ^gopher: 1440 0% 1440
    refresh_pattern -i (/cgi-bin/|\?) 0 0% 0
    refresh_pattern . 0 20% 4320
    
    # ALLOWED ACCESS
    acl localnet src 192.168.1.0/24 #IP lokal kamu 
    http_access allow localnet
    http_access allow localhost
    http_access deny all
    http_reply_access allow all
    icp_access allow localnet
    icp_access allow localhost
    icp_access deny all
    always_direct deny all
    
    
    cache_mgr admin@telkom.net.id
    visible_hostname inilah-proxy-ku
    cache_effective_user proxy
    cache_effective_group proxy
    coredump_dir /var/spool/squid
    shutdown_lifetime 10 seconds
    logfile_rotate 14
    
    #-----------------------------------------------------------------#
    #tcp_outgoing_tos 0x30 localnet
    #-----------------------------------------------------------------#
    
    zph_mode tos
    zph_local 0x30
    zph_parent 0
    zph_option 136
    Kode di atas lebih baik copy dulu ke notepad++ agar rapi
  9. Stop lagi squid-nya dengan perintah:
  10. "squid stop" atau "/etc/init.d/squid stop" atau "service squid stop" jika tidak mau restart dulu PC-nya.
  11. Memberikan permission, ketik pada putty:
  12. chown -R proxy.proxy /cache
    chown proxy.proxy /var/log/squid/access.log 
    
  13. Membuat swap, ketik pada putty:
  14. squid -f /etc/squid/squid.conf -z
    atau
    squid -z
    
  15. Restart squid-nya:
  16. "squid restart" atau "service squid restart" atau "/etc/init.d/squid restart", jika tidak bisa restart PC-nya.
  17. Buka www.whatismyip.com, jika berhasil akan tertera keterangan IP public dengan proxy detected squid 2.7 stable.
Semoga berhasil dan selamat mencoba

Kamis, 07 Februari 2013

mounting hardisk di ntfs ubuntu/mint

post by : andi suryanto

Anda sebagai pemula dalam menggunakan OS Linux sama seperti saya, saya pemula pengguna Ubuntu dan saya sempat bingung kenapa setelah Ubuntu saya update tiba-tiba partisi NTFS tidak terbaca. setelah otak-atik dan cari-cari artikel akhirnya berhasil Mounting harddisk NTFS.


Mounting harddisk NTFS bisa dilakukan dari CLI dengan perintah sebagai berikut :

# mount -t ntfs /dev/sda5 /media/sda5

Perintah di atas dijalankan dengan asumsi bahwa harddisk tersebut terbaca sebagai device dengan alamat /dev/sda5 dengan filesystem NTFS, device ini kemudian akan dimounting ke directory /media/disk1. Sederhana bukan? Namun ada kalanya perintah di atas tidak berjalan seperti yang diharapkan, misalnya hanya termounting sebagai read-only atau bahkan tidak termounting sama sekali. Nah, dalam keadaan seperti ini perlu dilakukan sedikit perubahan perintah, dalam hal ini kita akan menggunakan NTFS-3G sebagai driver dan interface-nya. NTFS-3G merupakan sebuah implementasi cross-platform opensource untuk filesystem proprietary NTFS milik “You Know Who” dengan dukungan read-write. Baris perintahnya adalah sebagai berikut :

# mount -t ntfs-3g /dev/sda5 /media/sda5

Jika dengan perintah di atas HD NTFS tersebut belum bisa termounting, maka perlu ada sedikit pemaksaan. Tambahkan perintah -o force, sehingga hasil akhir perintahnya menjadi :

# mount -t ntfs-3g /dev/sda5 /media/sda5 -o force

Sayangnya cara mounting manual seperti ini akan hilang efeknya ketika mesin yang bersangkutan di-reboot. Supaya konfigurasi ini tetap efektif tanpa mengulang-ulang perintah di atas, maka perlu dilakukan penyuntingan berkas /etc/fstab. Tambahkan baris berikut pada berkas /etc/fstab :

/dev/sda5 /media/sda5 ntfs-3g force 0 0

Percobaan untuk artikel kadaluwarsa ini menggunakan Ubuntu 8.10, di mana NTFS-3G telah terintegrasi di dalamnya. Bagi pengguna distro lain yang tidak menyertakan driver NTFS-3G, silahkan instal driver NTFS-3G terlebih dahulu.

dengan cara :
~$ sudo apt-get install ntfs-3g ntfs-config

Selasa, 05 Februari 2013

belajar membuat repository untuk pemula



Pengertian repositori pada dasarnya sama saja, merupakan “Kumpulan dari berbagai macam aplikasi yang berasal di internet, dikumpulkan menjadi satu, dikemas pada media DVD (contohnya) termasuk didalamnya software aplikasi, games, multimedia, internet, office, themes”. Beberapa disto linux menyediakan repositorinya sesuai dengan distribusinya masing-masing, kali ini dimana kita akan membuat repositori lokal debian 6 squeeze yang ditujukan untuk distro debian 6 squeeze.
Mengapa membuat repositori lokal?, dengan repositori lokal, anda akan memiliki sebuah media penyimpanan berbagai macam aplikasi yang anda butuhkan yang tersimpan secara “lokal” di dalam media penyimpanan tertentu seperti hardisk internal anda, dengan demikian anda tidak perlu lagi melakukan instalasi paket aplikasi yang anda butuhkan melalui media internet seperti biasanya, dimana peran cepat atau tidaknya akses internet yang anda miliki, akan sangat mempengaruhi sekali waktu akses yang anda butuhkan untuk melakukan instalasi paket aplikasi yang anda butuhkan.

Mendapatkan file-file repositori yang diibutuhkan.
Untuk mendapatkan file-file repositori yang anda butuhkan, anda bisa membeli paket tersebut dibeberapa situs lokal yang memberikan jasa penjualan cd/dvd linux, anda hanya perlu mengganti biaya cd/dvd untuk duplikasi dan ongkos kirim tentunya, penulis tidak menuliskan beberapa situs penyedia jasa tersebut untuk menghindari kesan promosi, anda bisa melakukan browsing lebih lanjut untuk mendapatkannya, atau jika anda memiliki akses internet yang memadai atau memiliki rekan yang memiliki akses internet yang memadai, anda bisa mendownload file-file repositori tersebut pada beberapa mirror lokal (juga untuk distribusi linux lainnya yang anda butuhkan) seperti kambing.ui.ac.id, repo.ugm.ac.id ataupun mirror.unej.id. Screenshoot dibawah ini saya ambil dari situs repo.ugm.ac.id dimana saxa mendownload file-file repositori debian 6 squeeze tersebut
.

Jumlah file-file respositori yang dibutuhkan 8 DVD dalam bentuk iso. Download file-file repositori tersebut, setelah itu, kita akan melakukan beberapa konfigurasi untuk membuat repositori lokalnya.

Pembuatan repositori lokal.
Login sebagai root kemudian buat direktori sejumlah file-file repositori tersebut dengan perintah “mkdir /mnt/repo1″, buat 8 buah direktori sebanyak file-file repositori tersebut untuk me-mounting file-file repositori tersebut.
Kemudian mount file-file repositori yang telah anda miliki kedalam direktori yang sudah anda buat tadi. Sesuaikan dengan nama file-file repositori tersebut. Untuk memudahkan proses konfigurasi, saya merename file-file repositori tersebut menjadi 1.iso, 2.iso dst. konfigurasikan dengan perintah “mount -o loop “media anda menyimpan file repositori anda” /”direktori yang telah anda buat untuk menampung file-file repositori tersebut. File-file repositori saya terdapat dalam direktori /mnt/data/nama repositori.iso. Perintah yang saya gunakan adalah :
“mount -o loop /mnt/data/1.iso /mnt/repo1″, “mount -o loop /mnt/data/2.iso /mnt/repo2, dst( sesuaikan dengan file-file repositori yang ada) hingga terdapat 8 buah mount file repositori sejumlah file-file repositori yang anda miliki.
Edit sources.list anda dengan perintah “gedit /etc/apt/sources.list”, hapus seluruh isi file yang ada kemudian isi dengan konfigurasi seperti ini :

deb file:///mnt/repo1 squeeze contrib main
deb file:///mnt/repo2 squeeze contrib main
deb file:///mnt/repo3 squeeze contrib main
deb file:///mnt/repo4 squeeze contrib main
deb file:///mnt/repo5 squeeze contrib main
deb file:///mnt/repo6 squeeze contrib main
deb file:///mnt/repo7 squeeze contrib main
deb file:///mnt/repo8 squeeze main

simpan, kemudian update file repositori anda 
dengan perintah "apt-get update" (seperti screenshoot dibawah ini)

untuk melakukan pengujian, anda bisa mencoba melakukan instalasi paket aplikasi 
yang anda butuhkan dengan perintah "apt-get install "nama aplikasi". 
Kini anda bisa mengintalasikan beberapa paket aplikasi yang anda butuhkan secara "lokal", 
sehingga anda tidak harus terhubung dengan internet 
untuk mendapatkan paket aplikasi yang anda butuhkan. 
Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat :-) 

Jumat, 01 Februari 2013

Cara Memperbaiki Desktop yang Blank

Cara Memperbaiki Desktop yang Blank. Selamat Bertemu Kembali di Blog bocah_online, Para pembaca yang Budiman, anda pernah mengalami Desktop blank atau tiba tiba tidak ada gambarnya, kalu say se pernah, sya akan share dr pengalaman saya tentang desktop yang blank, tentu akan membuat anda gusar, apalagi anda di tuntut harus menyelesaikan pekerjaan dengan segera.
Ah... pagi-pagi gini enaknya googling aja sekalian nyoba perdana im2 / indosatm2 yang baru saja berhasil kusetting internetnya di kompieku. kutekan tombol power, kutunggu-tunggu setelah booting, lha kok desktopnya gelap gulita seperti malam hari dan mati listrik, gak ada taskbar, gak ada shortcut, atau icon-icon, pokoknya blank. Ahhh ... paling kurestart lagi pasti bisa loggon. maka kurestart lagi . eee .. lagi-lagi masih gelap gulita tu desktop. kucoba berulangkali masih tetap sama gelap terus yang muncul. Bahkan kubuka kompieku dan kubersihkan memorinya. (biasanya bisa). tapi setelah dicoba, lagi-lagi itu blank desktop yang muncul. Mulai penasaran juga bagaimana kok bisa begini, padahal tadi malam enjoy dan sehat wal afiat. Untungnya sih kompieku dual boot windows dan linux blankon. Kalau mau buat data dan edit -edit yang lain masih bisa di linuxnya. Itulah untungnya kalau dual boot. Tapi aku masih penasaran yang windosnya tadi kenapa ????? Apa kena virus ??? Kalau kena virus, virus apa ??? truss kalau scan virus bagaimana????? kucoba tekan ctrl+alt+del muncul task manager untuk mencoba mengaktifkan explorer.exe. tapi hasilnya masih nihil, berulang kali tetep aja nihil.

Baca Juga cara mengembalikan data yang terformat,terhapus

Sempat bingung juga nih. mungkin aja kalau booting lewat safe mode bisa. langsung aja deh dicoba !!! Hasilnya yaahhh masih sama. Blank ... Eh ingat trik melawan virus tanpa antivirus????. Moga usaha yang ini bisa berhasil sebelum alternatif terakhir yaitu install ulang windowsnya. yaitu dengan menggunakan fasilitas system restore.
1. Mulai lagi dengan ctrl+alt+del untuk memulai task manager.
2. klik new task
3. pada open isikan C:\WINDOWS\system32\Restore\rstrui.exe.( untuk memulai program system restorenya ).
4. selanjutna jalankan system restore,
5. pilih restore mycomputer to an earlier time.
6. klik next --- >pilih tanggal dan dan bulan
7. klik next ---> konfirmasi restore
8. klik next untuk memulai dan tunggu sampai selesai. kalau dah muncul pesan restore complete berarti restore sukses.
Sekarang booting lagi dan akhirnyya ploong !!!!!.... Semua berjalan dengan normal seperti sedia kala, sehat wal afiat aminn...
JAdi perlu diingak bahwa kalau kompie-kompie sederek dan sedulur pada kena flu, virus pa aja, lakukan hal-hal berikut :
1. Scan dengan antivirus yang update.
2. scan dengan antivirus yang lain ( idealnya minimal ada 2 antvirus di kompie, antivirus luar dan antivirus lokal )kalau bisa jalanin di safe mode.Aku sendiri pakai AVG untuk antivirus luar dan untuk antivirus lokal aku pakai GAV, PCMAV, SMADAV. yah namanya aja usaha, sah-sah saja khan.......
3. Kalau dua cara diatas gagal pakai cara system restore ( untuk mengembalikan kondisi system komputer pada tanggal yang diinginkan )
4. Kalau masih belum bisa juga, install ulang windowsnya.
5. Kalau masih ndak bisa lagi alternatif terakhir yaitu, beliaja komputer baru he.he.he..
Komputer sehat menjadikan otak kita sehat. tull nggak ?